Tak Hanya Sholawat, Hadroh MA Miftahunnajah Membawakan Tembang Sluku Sluku Bathok
SLEMAN--- Tembang Jawa Sluku-Sluku Bathok dahulu begitu akrab di telinga anak-anak, utamanya masyarakat Jawa era sebelum masuk tahun 90-an. Biasanya, lagu ini ditembangkan pada waktu bermain-main.
Ahad, 22 Oktober 2022 di momentum Pertemuan Orang Tua Murid dan Guru (POMG), tim hadroh MA Miftahunnajah Sleman menyenandungkan syair jawa sluku-sluku bathok di hadapan para asatiz dan juga orangtua/wali siswa.
Sebagaimana lirik tembang Sholawat, tembang jawa ini syarat dengan makna dan hikmah karena digunakan sebagai syiar agama Islam sebagaimana tujuan diciptakannya lagu ini oleh Sunan Kalijaga. Berikut liriknya,
“Sluku-Sluku Bathok Bathoke Ela Elo
Si Rama Menyang Solo
Oleh-Olehe Payung Mutho
Mak Jenthit Lolo Lo Bah
Yen Mati Ora Obah
Yen Obah Medeni Bocah
Yen Urip Goleko Duwit”
Jika diperdalam ternyata maknanya seperti ini. Sluku-sluku bathok/Usluku suluka bathnaka Artinya: Hidup tidak boleh dihabiskan hanya untuk bekerja, waktunya istirahat ya istirahat, untuk menjaga jiwa dan raga agar selalu dalam kondisi yang seimbang, bathok atau kepala kita perlu beristirahat untuk memaksimalkan kemampuanya.
Bathoke ela-elo/Bathnaka La ilaha illallahu Artinya: Dengan cara berdzikir (ela elo laa ilaaha ilalloh) mengingat Allah. Hanya dengan banyak berdzikir maka syaraf neuron di otak akan mengendur, ingatlah Allah, dengan mengingat-Nya hati menjadi tentram.
Si Rama menyang Solo/Siiruu ma’aa man sholla Artinya: Siram (mandilah, bersucilah) menyang (menuju) Solo (sholat) lalu bersuci dan dirikan Sholat. Ingatlah bahwa Sholat adalah tiang agama, barang siapa menegakkan Sholat maka dia juga membangun hubungan yang baik dengan Sang Khalik.
Oleh-Olehe payung mutho/Allahu faizun ‘ala man taaba Artinya: Maka kita akan mendapatkan perlindungan (Payung) dari Allah SWT.
Tak jenthit lolo lo bah/Ittakhidzillaha Robba Artinya: Kematian itu datangnya tiba-tiba, tak ada yang tahu, tak dapat diprediksi dan tak juga dikira-kira, tak bisa dimajukan dan tak bisa pula di mundurkan. Tidak seorang pun di dunia ini tahu kapan dirinya akan mati, dimana akan di jemput Sang Malaikat Izrail dan bagaimana caranya meninggal dunia. Khusnul khatimah (Mati yang baik) ataukah Su’ul khatimah, itu semua tergantung tingkah laku dan perbuatan semasa hidup.
Wong mati ora obah/Man maata roaa dzunuubah Artinya: Saat kematian datang, semua sudah terlambat, kesempatan beramal hilang. Ingatlah saat ajal menjemput, semua hal di dunia harus ditinggalkan. Harta benda berlimpah tidak di bawa serta, derajat pangkat tinggi menjulang juga harus ditinggalkan. Semua hubungan dengan dunia terputus kecuali 3 hal. Amal jariyah selama hidup, ilmu yang bermanfaat dan doa dari anak-anaknya yang saleh/salihah.
Yen Obah Medeni Bocah/Dzunuuba dainin yaghillu yadah Artinya : Banyak jiwa yang rindu untuk kembali hidup di alam dunia. Maka pada Allah ingin minta dihidupkan lagi. Tapi Allah tak mengijinkan, jika mayat hidup lagi maka bentuknya pasti menakutkan dan mudhorotnya lebih besar.
Yen Urip Goleko Dhuwit/Rottibil kolbi bil qouluts tsabit Artinya : Kesempatan beramal untuk beramal saleh hanya ada di saat sekarang saat masih hidup (selagi mampu dan ada waktu). Bukan dinanti (ketidak mampuan dan hilangnya kesempatan). Tempat beramal hanya disini (dunia) bukan disana (akherat). Disana bukan tempat beramal (bercocok tanam) tapi tempat memetik hasilnya (panen raya).
Red.
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Hari Pengambilan Rapor dan Kepulangan Santri MA Miftahunnajah Sleman: Pulang ke Rumah, Tetap Menjadi Santri
Sleman, 20 Juni 2026 – Suasana haru dan bahagia menyelimuti lingkungan MA Miftahunnajah Sleman pada Sabtu, 20 Juni 2026. Hari tersebut menjadi momentum penting bagi seluruh santri
Tembus 44 Peserta di 9 Bidang Lomba! MA Miftahunnajah Sleman Sukses Gelar OSN-K 2026, Bukti Nyata Program “Satu Anak Satu Prestasi”
Sleman, 19 Juni 2026 – MA Miftahunnajah Sleman kembali membuktikan komitmennya dalam membangun budaya prestasi yang inklusif dan berkeadilan melalui keikutsertaan aktif dalam Olim
Bentengi Santri dari Berbagai Risiko, Direktur Pondok Pesantren Miftahunnajah Ikuti Pelatihan Khusus Pesantren Ramah Anak demi Wujudkan Generasi Qur’ani Berprestasi Mendunia
Sleman, 18 Juni 2026 – Di tengah meningkatnya tantangan dunia pendidikan dan kompleksitas permasalahan yang dihadapi remaja saat ini, Pondok Pesantren Modern Miftahunnajah kembali
Dari Ketua OSIS, Hafidzah 8 Juz, hingga Lolos PTN : Shafiyya Alya Rabbani Dinobatkan sebagai Wisudawati Terbaik MA Miftahunnajah Sleman 2025/2026
Sleman, 07 Juni 2026 – Haflah Akhirussanah Pondok Pesantren Modern Miftahunnajah Tahun Ajaran 2025/2026 menghadirkan banyak kisah inspiratif. Salah satu yang paling membanggakan a
Wisudawan Terbaik MA Miftahunnajah Sleman 2026: Hafal 20 Juz Al-Qur’an, Publikasikan Karya Ilmiah Nasional, Diterima di Dua PTN Favorit, Muhammad Faqih Amrullah Buktikan Santri Mampu Menjadi Pemimpin Peradaban
Sleman, 07 Juni 2026 – Setiap angkatan memiliki sosok yang menjadi representasi dari semangat, perjuangan, dan cita-cita besar sebuah lembaga pendidikan. Pada Haflah Akhirussanah
Dibesarkan di Lingkungan Pesantren, Lolos Ilmu Fisika ITS Surabaya! Kisah Hukma Attaqiya Buktikan Santri Bisa Bersinar di Dunia Sains Tanpa Meninggalkan Nilai-Nilai Keislaman
Sleman, 07 Juni 2026 – Di tengah gegap gempita Haflah Akhirussanah MA Miftahunnajah Sleman Tahun Ajaran 2025/2026, terselip kisah inspiratif seorang wisudawan yang berhasil membuk
Keteguhan Berbuah Manis: Hisyam Abdul Halim Lolos SNBT 2026 dan Raih Impian Kuliah Statistika di UNS
SLEMAN – Kerja keras, keteguhan, dan konsistensi akhirnya mengantarkan Hisyam Abdul Halim, wisudawan angkatan 6 MA Miftahunnajah Sleman, meraih cita-cita yang telah ia bidik sejak
Dari Gelanggang Juara ke Kampus Impian! Tiga Atlet Silat MA Miftahunnajah Sleman Taklukkan Prestasi Nasional dan Sukses Tembus Perguruan Tinggi Favorit
Sleman, 07 Juni 2026 – Haflah Akhirussanah Pondok Pesantren Modern (PPM) Miftahunnajah Sleman Tahun Ajaran 2025/2026 menjadi momentum yang penuh kebanggaan dan haru. Di tenga
Tangis Haru Pecah di Haflah Akhirussanah! Calon Mahasiswa UNDIP Ini Sampaikan Pesan Menyentuh tentang Orang Tua dan Madrasah yang Mengubah Masa Depannya
Sleman, 07 Juni 2026 – Suasana Aula Haflah Akhirussanah MA Miftahunnajah Sleman Tahun Ajaran 2025/2026 mendadak hening. Ratusan pasang mata tertuju ke atas panggung saat seorang w
Hafidz 30 Juz serta Lolos S1 Kimia UGM, Alvin Cahya Firmansyah Buktikan Al-Qur'an dan Sains Bisa Berjalan Beriringan
Sleman – Kabar membanggakan kembali datang dari MA Miftahunnajah Sleman. Salah satu alumninya, Alvin Cahya Firmansyah A., berhasil diterima di Program Studi S1 Kimia Universitas G

