• MA MIFTAHUNNAJAH SLEMAN
  • Qur'ani, Saintis, Berwawasan Lingkungan --- Never Ending To Grow---
  • ma.miftahunnajahsleman@gmail.com
  • 089508304238 / 0895392685122
  • RSS
  • Pencarian

Cerita Izza Ul Haque, Siswa X MIPA A yang Sudah Percaya Diri Menjadi Khotiib Jumat

Membawakan tema memuliakan para ulama, Jumat, 14 Oktober 2022, Izza Ul haque tampak percaya diri menyampaikan khotbah Jumat di Masjid Al Akbar Wonorejo, Sardonoharjo, Ngaglik Sleman. 

Ia tertarik menyampaikan tema tersebut dikarenakan rasa cintanya kepada para ulama, serta terngiang banyaknya para ulama yang wafat lantaran wabah covid 19 beberapa waktu melanda negeri. Ia teringat Syaikh Ali Jaber, Ust Mu'inudinillah, termasuk pengasuh sekaligus pendiri ponpes Modern Miftahunnajah, KH Didik Purwodarsono. 

Dikesempatannya bisa menyampaikan ilmu dihadapan para jama'ah, ia berharap semakin banyak masyarakat atau jama'ah yang bisa diajak bersama-sama mencintai, memuliakan, dan menjaga ulama. "..Kan jika banyak ulama wafat, maka itu tanda tercerabutnya ilmu, " ungkapnya. 

Ia mendapatkan amanah menjadi Khotiib Jumat dari kepala Madrasah karena dinilai memiliki skill komunikasi yang baik dan juga mampu membawakan materi secara sistematis.

Saat dijumpai disela halaqoh Jumat malam, dengan penuh semangat dan rasa bangga Izza bercerita tentang dirinya hingga akhirnya beberapa kali diberi amanah menyampaikan pidato ataupun khotbah Jumat.

"Ada kebanggaan, karena yang lebih senior kakak tingkat dan lebih hebat penyampaiannya banyak," terangnya.

Awalnya ia mulai perdana berlatih menjadi khotiib adalah kelas 9 MTs di pondok Miftahunnajah. Ia diwajibkan mengikuti ujian pelajaran diniyah yakni khitobah (pidato). Bersama rekannya, Bintang, kepercayaan dirinya mulai terbangun. "Awalnya ujian pondok ada materi khotbah, kita (Izza dan Bintang) di tes kemampuan pidatonya di mushola pondok di hadapan sekitar 50 an santri dan para ustadz, " terangnya. 

Ia mengaku nervous/grogi, karena hal itu baru pertama kali dan pengalaman baru yang dilakukannya sejak kecil. "Deg-degan walaupun di hadapan sesama santri," lanjutnya sembari senyum mengingat-ingat peristiwa itu. 

Dengan adanya program ini di jenjang aliyah, ia mengaku senang dan bangga karena kemampuan berkomunikasi para santri bisa terus di asah dan juga sebagai bentuk aktualisasi diri bagi para santri.

Tercatat Izza tampil selama di pesantren sudah tiga kali. Yakni menjadi siswa terpilih menyampaikan pidato perwakilan wisudawan saat acara Akhirussanah tingkat MTs, dan 2 kali menjadi khotib jumat yakni 1 kali di masjid Jami' Miftahunnajah, dan 1 kali di Masjid Al Akbar. 

Ia masih teringat materi perdananya saat menjadi Khotiib di masjid Jami' Miftahunnajah adalah menyampaikan 4 sifat manusia dalam kuadran matematika. Meskipun sudah pernah, jika di tempat dan suasana yang baru rasa grogi selalu muncul, meskipun saat ini ia sudah mampu mengendalikan.

"Kesan pesan pertama masih nervous karena berhadapan dgn masyarakat. Ada rasa bangga, karena saya masih baru, banyak senior lebih bagus dari saya.." ungkapnya. 

"Apalagi saat pidato Akhirussanah, ga bawa teks, semua dengar, suara lantang, kaki jadi gemetar.." ceritanya mengalir sambil tersenyum mengingat-ingat peristiwa yang sudah berlalu 1 tahun lalu itu. 

Saat ini skill Izza sudah cukup terasah. Melalui program-program yang sudah ada, Izza bisa terus mengasah kemampuan berkomunikasi, mental, dan juga memperdalam konten materi yang disampaikan. Beberapa program yang diajarkan di pesantren misalnya pembekalan public speaking, praktik pidato/ khitobah setiap malam Ahad, kultum selepas sholat, menjadi MC atau moderator acara-acara OSIS, penceramah tarawih dan kultum ramadhan,  dan banyak lagi. 

Santri kelahiran Ngemplak, Caturharjo, Sleman, Sleman, 10 April 2007 ini juga berbagi tips agar ketika menyampaikan khotbah atau berpidato bisa lancar. 

"Khotbah biasanya nyrimpet. Alhamdulillah saya lancar".

"Biasanya ngomongnya kecepetan, kedua belum menguasai teksnya, dan mulutnya dibuka, jangan pelit-pelit", jelasnya. 

Izza melanjutkan, pengalaman dan ilmu ini ia dapatkan saat duduk di pondok MTs-nya. Ia belajar dari dua sosok guru yang ia anggap berperan besar dalam kemampuan berpidatonya. Pertama dari kakak kelasnya Akrom Faiz dan kedua dari Musyrifnya Ustadz Sa'ad. 

"Belajar dari kakak kelas waktu MTs... Ada 2 orang Arqom Faiz dan musyrif Ustadz Sa'ad"

"Kak Faiz tekniknya, ust Saad lebih ke arah motivasi biar PDnya.." sambung pria berbadan bongsor ini. 

Ke depan, ia berharap semakin banyak orang yang masuk pesantren ini, karena menurutnya kelak para pemuda adalah generasi penerus yang akan menggantikan para pemimpin sekarang. Di pesantren skill yang diperlukan semua tersedia termasuk bekal menjadi seorang pemimpin. 

"Santri sangat pantas menjadi seorang pemimpin. Jadi keunggulan santri, siapapun dia berpotensi jadi pemimpin, karena di pondok itu mandiri dan bersosialisasi. Semoga lulusan MTs dan MA Miftahunnajah kelak menjadi para pemimpin yg amanah," harapnya. 

Komentar

Masya Allah bagus

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
MA Miftahunnajah Sleman Gelar Program SERASI, Bekali Siswa Kelas XII Menuju Kehidupan Pasca Kelulusan

Sleman – Dalam rangka menyiapkan generasi muda yang matang secara keilmuan, emosional, dan spiritual, MA Miftahunnajah Sleman menyelenggarakan program SERASI (Sekolah Pra Nikah Sa

04/05/2026 13:34 - Oleh Administrator - Dilihat 47 kali
MA Miftahunnajah Sleman Perkuat Jejaring Kerja Sama Strategis untuk Wujudkan Generasi Qur’ani Unggul dan Berdaya Saing Global

Sleman – MA Miftahunnajah Sleman terus menunjukkan langkah progresif dalam meningkatkan mutu pendidikan dengan memperluas dan memperkuat kerja sama strategis lintas sektor. Komitm

01/05/2026 12:36 - Oleh Administrator - Dilihat 103 kali
Sinergi Juara! MA Miftahunnajah Sleman Perkuat Kolaborasi dengan Orang Tua Jelang FLS3N 2026

Sleman- MA Miftahunnajah Sleman terus menunjukkan keseriusannya dalam membina prestasi siswa dengan menggelar rapat koordinasi bersama orang tua peserta lomba FLS3N. Kegiatan ini dilaks

28/04/2026 11:11 - Oleh Administrator - Dilihat 31 kali
Semangat Evaluasi Tahfidz, MA Miftahunnajah Sleman Perkuat Komitmen Cetak Generasi Qur’ani

SLEMAN – MA Miftahunnajah Sleman menggelar rapat koordinasi evaluasi program Tahfidzul Qur’an pada Senin, 27 April 2026 pukul 20.00 WIB. Kegiatan ini berlangsung dengan penu

27/04/2026 21:22 - Oleh Administrator - Dilihat 50 kali
Kepala Madrasah Tekankan Peran Pendidik sebagai “Arsitek Peradaban Islam” dalam Evaluasi Tahfidz MA Miftahunnajah Sleman

SLEMAN – MA Miftahunnajah Sleman menggelar rapat koordinasi evaluasi program Tahfidzul Qur’an pada Senin, 27 April 2026 pukul 20.00 WIB. Kegiatan ini diikuti oleh para musyr

27/04/2026 21:11 - Oleh Administrator - Dilihat 41 kali
MA Miftahunnajah Sleman Kembali Raih Juara Umum di Ajang Tapak Suci PDM Sleman 2026

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh MA Miftahunnajah Sleman dalam ajang PDM Tapak Suci Competition Series 2026 yang diselenggarakan pada tanggal 24–26 April 2026 di Slem

27/04/2026 05:24 - Oleh Administrator - Dilihat 45 kali
Perkuat Prestasi Akademik, MA Hidayatullah Kunjungi MA Miftahunnajah Sleman untuk Belajar TKA

MA Miftahunnajah Sleman kembali menerima kunjungan studi tiru dari MA/Pondok Pesantren Hidayatullah dalam rangka silaturahim kelembagaan dan penguatan prestasi akademik. Kegiatan ini me

24/04/2026 17:32 - Oleh Administrator - Dilihat 58 kali
Waka Kurikulum MA Miftahunnajah Sleman Ikuti Sosialisasi Kurikulum Anti Narkoba, Perkuat Komitmen Pendidikan Berkarakter

Sleman — Upaya memperkuat pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik tetapi juga berkarakter terus dilakukan oleh MA Miftahunnajah Sleman. Salah satunya melalui partisipas

22/04/2026 09:20 - Oleh Administrator - Dilihat 35 kali
Mahasiswa Magister UIN Sunan Kalijaga Teliti Kepemimpinan Profetik di MA Miftahunnajah Sleman

Sleman, 21 April 2026 — Semangat pengembangan keilmuan terus digaungkan oleh Fuad Fathanah dan Deva Nanda Juliatama, mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan Islam jenjang Mag

21/04/2026 16:02 - Oleh Administrator - Dilihat 94 kali
Cegah Anemia Sejak Dini, Puskesmas Ngaglik I dan MA Miftahunnajah Sleman Gelar Sosialisasi Tablet Tambah Darah

SLEMAN, 21 April 2026 – Dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan remaja putri dan memutus mata rantai masalah kesehatan seperti anemia, Puskesmas Ngaglik I bekerja sama dengan M

21/04/2026 14:06 - Oleh Administrator - Dilihat 54 kali