• MA MIFTAHUNNAJAH SLEMAN
  • Qur'ani, Saintis, Berwawasan Lingkungan --- Never Ending To Grow---
  • ma.miftahunnajahsleman@gmail.com
  • 089508304238 / 0895392685122
  • RSS
  • Pencarian

Professor Goes To School : MA Miftahunnajah Sleman Hadirkan Prof. Arif Nirsatmanto, Ajari Siswa Mengenal Allah Melalui Kepedulian Terhadap Lingkungan

MA Miftahunnajah Sleman kembali menghadirkan ruang belajar yang inspiratif melalui kegiatan “Profesor Goes to School” yang dilaksanakan pada Senin, 12 Oktober 2026, bertempat di Masjid Jami’ Miftahunnajah. Kegiatan yang berlangsung pukul 07.00–08.00 WIB tersebut mengangkat tema “Green Lifestyle: Keren Tanpa Merusak Bumi” dengan menghadirkan Prof. (Ris.) Dr. Ir. Arif Nirsatmanto, M.Sc. sebagai narasumber.

Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar MA Miftahunnajah Sleman untuk memperluas pengalaman belajar santri dengan menghadirkan sosok akademisi dan peneliti yang memiliki pengalaman panjang dalam bidang kehutanan, pemuliaan tanaman, serta pengembangan ilmu pengetahuan berbasis lingkungan.

Prof. Arif Nirsatmanto merupakan peneliti senior bidang pemuliaan Acacia dan Eucalyptus di Center for Forest Biotechnology and Tree Improvement, Yogyakarta, yang telah menekuni bidang tersebut sejak 1994 hingga sekarang. Lahir di Pacitan, Jawa Timur, pada 1 November 1968, beliau menyelesaikan pendidikan magister dan doktor dalam bidang Tree Genetic and Breeding di Kyushu University, Jepang, masing-masing pada 2002 dan 2005.

Dedikasinya dalam bidang penelitian telah menghasilkan berbagai karya ilmiah yang dipublikasikan dalam jurnal bereputasi dan buku, sekaligus dipercaya menjadi reviewer sejumlah jurnal nasional maupun internasional. Hingga 2021, beliau telah menghasilkan delapan varietas terdaftar dan empat varietas yang memperoleh perlindungan varietas tanaman untuk jenis Acacia dan Eucalyptus. Kiprahnya juga meluas melalui berbagai kolaborasi internasional, di antaranya bersama ITTO, APFORGEN, dan ACIAR, serta keterlibatan dalam pembinaan lembaga penyedia benih pohon hutan, industri perkebunan kehutanan, dan perusahaan pulp dan kertas di Indonesia.

Atas inovasinya dalam penelitian, Prof. Arif juga memperoleh Innovation Award dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia dalam kategori Innovative Researcher pada 2019.

Belajar bahwa Merawat Bumi adalah Bagian dari Keimanan

Dalam kegiatan “Profesor Goes to School”, pembahasan mengenai gaya hidup hijau tidak ditempatkan semata-mata sebagai persoalan sains dan lingkungan, tetapi juga sebagai bagian dari pembentukan karakter dan tanggung jawab manusia.

Tema “Green Lifestyle: Keren Tanpa Merusak Bumi” mengajak para santri memahami bahwa kemajuan, kenyamanan, dan gaya hidup modern seharusnya tidak harus dibayar dengan kerusakan lingkungan. Menjadi generasi yang keren bukan berarti menggunakan sumber daya secara berlebihan, melainkan mampu menunjukkan kecerdasan dalam memilih, menggunakan, dan menjaga apa yang telah Allah SWT titipkan.

Pesan tersebut memiliki relevansi kuat dengan pendidikan di MA Miftahunnajah Sleman yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan generasi Qur’ani, saintis, berwawasan lingkungan, dan rahmatan lil ‘alamin.

Dengan demikian, ilmu pengetahuan yang diperoleh santri tidak berhenti pada ruang kelas. Pengetahuan tentang lingkungan diharapkan berkembang menjadi kesadaran, kemudian diwujudkan dalam perilaku nyata dalam kehidupan sehari-hari di madrasah maupun di lingkungan pesantren.

Selaras dengan Gagasan Ekoteologi Kementerian Agama

Kegiatan ini juga memiliki relevansi dengan gagasan ekoteologi yang tengah diperkuat oleh Kementerian Agama di bawah kepemimpinan Menteri Agama Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A.

Kementerian Agama telah mendorong ekoteologi sebagai pendekatan yang menghubungkan nilai-nilai spiritual dengan kepedulian terhadap lingkungan. Pada 2025, Kemenag bahkan menerbitkan Tafsir Ayat-Ayat Ekologi: Membangun Kesadaran Ekoteologis Berbasis Al-Qur’an sebagai salah satu upaya membangun kesadaran spiritual dalam menjaga bumi. 

Pada 2026, penguatan gagasan tersebut terus dilakukan. Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa ekoteologi bukan sekadar konsep akademik, tetapi merupakan upaya membangun kesadaran kolektif untuk menjaga hubungan harmonis antara manusia, alam, dan Tuhan. 

Bahkan dalam berbagai kesempatan, Menag mendorong penggunaan pendekatan keagamaan untuk membangun kesadaran masyarakat agar tidak merusak alam. Menurutnya, menjaga lingkungan merupakan bagian penting dari tanggung jawab spiritual manusia.

Semangat tersebut sangat relevan dengan kehidupan santri. Islam tidak hanya mengajarkan hubungan manusia dengan Allah dan sesama manusia, tetapi juga mengajarkan tanggung jawab manusia sebagai khalifah di muka bumi. Alam bukan sekadar sumber daya yang dapat digunakan tanpa batas, melainkan amanah yang harus dijaga.

Dari Pengetahuan Menuju Kebiasaan

Bagi MA Miftahunnajah Sleman, kegiatan “Profesor Goes to School” diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial atau tambahan wawasan semata. Kehadiran akademisi dan peneliti menjadi kesempatan bagi para santri untuk melihat secara langsung bagaimana ilmu pengetahuan dapat digunakan untuk menjawab persoalan kehidupan.

Santri diajak membangun cara pandang bahwa seorang muslim yang berilmu bukan hanya mampu memahami fenomena alam, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk menjaganya.

Hal tersebut dapat dimulai dari kebiasaan sederhana: mengurangi sampah, menggunakan air dan energi secara bijak, menjaga kebersihan lingkungan pesantren, mengurangi penggunaan barang sekali pakai, merawat tanaman, serta tidak membuang sesuatu secara sembarangan.

Kebiasaan-kebiasaan sederhana tersebut memiliki nilai yang jauh lebih besar ketika dilandasi kesadaran bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian dari amanah.

Di sinilah pendidikan lingkungan bertemu dengan pendidikan karakter dan pendidikan keislaman. Santri tidak hanya belajar “apa yang harus dilakukan”, tetapi juga memahami “mengapa harus melakukannya”.

Mewujudkan Visi Generasi Qur’ani, Saintis, dan Berwawasan Lingkungan

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari ikhtiar MA Miftahunnajah Sleman dalam menerjemahkan visi pendidikan madrasah: membentuk generasi Qur’ani, saintis, berwawasan lingkungan, dan rahmatan lil ‘alamin.

Nilai Qur’ani memberikan landasan moral dan spiritual. Sains memberikan kemampuan untuk memahami persoalan secara objektif dan menemukan solusi. Wawasan lingkungan membentuk kepedulian terhadap keberlanjutan bumi. Sementara semangat rahmatan lil ‘alamin mengajarkan agar keberadaan manusia memberikan manfaat, bukan kerusakan, bagi kehidupan di sekitarnya.

Dalam konteks tersebut, sosok seperti Prof. Arif Nirsatmanto memberikan inspirasi penting bagi para santri bahwa kecintaan terhadap ilmu dapat berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap lingkungan. Perjalanan panjangnya sebagai peneliti menunjukkan bahwa ilmu pengetahuan membutuhkan ketekunan, riset, kolaborasi, dan keberanian untuk menghasilkan inovasi yang bermanfaat.

“Profesor Goes to School” akhirnya bukan sekadar menghadirkan profesor ke sekolah. Lebih dari itu, kegiatan ini menghadirkan sebuah pesan besar kepada generasi muda: bahwa masa depan bumi juga berada di tangan generasi yang sedang belajar hari ini.

Santri Miftahunnajah diharapkan tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas membaca ayat-ayat Al-Qur’an, tetapi juga mampu “membaca” tanda-tanda kebesaran Allah yang terbentang di alam semesta. Sebab ketika ilmu melahirkan kesadaran, dan kesadaran melahirkan tindakan, maka pendidikan tidak hanya mencerdaskan manusia, tetapi juga ikut menjaga kehidupan.

Dari Masjid Jami’ Miftahunnajah, pesan itu kembali diteguhkan: menjadi generasi yang keren tidak harus merusak bumi; justru generasi yang hebat adalah generasi yang mampu merawat bumi sebagai amanah dari Allah SWT.

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Mari Jadikan Hari Penjengukan sebagai Momentum Membangun Komunikasi Berkualitas Bersama Anak

MA Miftahunnajah Sleman mengajak seluruh walisantri untuk menjadikan hari penjengukan pada Ahad, 11 Oktober 2026, bukan sekadar sebagai kesempatan untuk bertemu dan melepas rindu bersam

10/10/2026 07:30 - Oleh Administrator - Dilihat 29 kali
MA Miftahunnajah Sleman Raih Sejumlah Prestasi pada PKM 2026 Tingkat Kabupaten Sleman

Sleman, 7 Oktober 2026 — Alhamdulillah, kabar membanggakan kembali datang dari para santri MA Miftahunnajah Sleman. Dalam ajang Pekan Kompetisi Madrasah (PKM) 2026 Tingkat Kabupat

07/10/2026 18:10 - Oleh Administrator - Dilihat 230 kali
Ridha atas Kemenangan, Ikhlas Menerima Hasil: PKM Sleman 2026 Ditutup dengan Semangat Sportivitas

Pekan Kompetisi Madrasah (PKM) Kabupaten Sleman Tahun 2026 resmi berakhir dengan sukses. Rangkaian kompetisi yang mempertemukan peserta didik madrasah dari seluruh Kabupaten Sleman ters

07/10/2026 17:20 - Oleh Administrator - Dilihat 37 kali
MA Miftahunnajah Sleman Teguhkan Komitmen Membentuk Generasi Qur’ani dan Rahmatan lil ‘Alamin melalui Deklarasi Pencegahan Kenakalan Remaja

Rabu, 07 Oktober 2026 - MA Miftahunnajah Sleman turut berpartisipasi dalam kegiatan Deklarasi Pencegahan Kenakalan Remaja, Kekerasan, dan Paham Radikalisme yang diikuti oleh berbagai sa

07/10/2026 10:50 - Oleh Administrator - Dilihat 67 kali
Bukan Sekadar Kompetisi, PKM 2026 Jadi Ruang Menempa Talenta, Karakter, dan Masa Depan Murid

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Sleman, H. Nadhif, S.Ag., M.Si., menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap pelaksanaan PKM 2026. Hal tersebut disampaikan dalam

06/10/2026 16:30 - Oleh Administrator - Dilihat 34 kali
Apel Pekanan MA Miftahunnajah Sleman Teguhkan Amanah dan Integritas sebagai Bekal Pemimpin Masa Depan

Senin, 05 Oktober 2026 - MA Miftahunnajah Sleman kembali melaksanakan apel pekanan pada Senin, 5 Oktober 2026. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh santri tersebut menjadi salah satu sara

05/10/2026 10:15 - Oleh Administrator - Dilihat 44 kali
MENYIBAK PERJALANAN AIR LIMBAH, MENJAGA MASA DEPAN LINGKUNGAN: OSIS MA MIFTAHUNNAJAH SLEMAN BELAJAR LANGSUNG DI BPALPJK DIY

Sleman — Pada Kamis, 1 Oktober 2026, OSIS MA Miftahunnajah Sleman melaksanakan kunjungan industri ke Balai Pengelolaan Air Limbah dan Pengembangan Jasa Konstruksi (BPALPJK) Daerah

02/10/2026 09:19 - Oleh Administrator - Dilihat 100 kali
Dari Lapangan Upacara Menuju Panggung Prestasi: MA Miftahunnajah Sleman Kukuhkan MPK dan Panen Juara

SLEMAN — Semangat kepemimpinan dan prestasi berpadu dalam satu momentum besar di MA Miftahunnajah Sleman. Senin (28/9/2026), madrasah menggelar Upacara Bulanan sekaligus Pelantika

29/09/2026 19:37 - Oleh Administrator - Dilihat 62 kali
MPK MA Miftahunnajah Sleman Resmi Dilantik! Saatnya Suara Siswa Menjadi Gerakan, Amanah Menjadi Tanggung Jawab

Sleman, 28 September 2026 — Langkah baru dalam membangun budaya kepemimpinan dan demokrasi siswa dimulai. Kepala MA Miftahunnajah Sleman, Budi Setiyo Prabowo, M.Pd., melantik Maje

28/09/2026 17:29 - Oleh Administrator - Dilihat 90 kali
Gladian Kepemimpinan MA Miftahunnajah Sleman, Bekali Calon Dewan Ambalan dengan Jiwa Kepemimpinan

SLEMAN — Gugus Depan Pangkalan MA Miftahunnajah Sleman menyelenggarakan Gladian Kepemimpinan pada 26–27 September 2026. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari satu malam

28/09/2026 05:13 - Oleh Administrator - Dilihat 78 kali