Ridha atas Kemenangan, Ikhlas Menerima Hasil: PKM Sleman 2026 Ditutup dengan Semangat Sportivitas
Pekan Kompetisi Madrasah (PKM) Kabupaten Sleman Tahun 2026 resmi berakhir dengan sukses. Rangkaian kompetisi yang mempertemukan peserta didik madrasah dari seluruh Kabupaten Sleman tersebut berlangsung semarak dan penuh semangat kompetisi, sekaligus menjadi ruang untuk mengembangkan potensi, karakter, dan sportivitas siswa madrasah.
Dalam pelaksanaannya, PKM Sleman 2026 mempertandingkan 30 cabang lomba yang tersebar di tiga venue, yakni MAN 5 Sleman, Lapangan Keceme, dan GOR Margoagung. Kegiatan ini diikuti oleh 1.124 peserta didik dari 29 madrasah negeri dan swasta se-Kabupaten Sleman.
Ketua Panitia PKM Sleman 2026, Mucharom, S.Ag., M.S.I., menyampaikan rasa syukur atas suksesnya seluruh rangkaian kegiatan. Menurutnya, terselenggaranya kompetisi dengan jumlah peserta dan cabang lomba yang cukup besar merupakan hasil kerja sama dan dukungan berbagai pihak.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian PKM Sleman 2026 dapat berjalan dengan sukses. Ini tentu tidak terlepas dari kerja sama seluruh panitia, madrasah, peserta, pendamping, serta berbagai pihak yang telah mendukung kegiatan ini,” ungkap Mucharom.
Ridha atas Kemenangan, Ikhlas Menerima Hasil
Tidak hanya berbicara tentang kemenangan, Mucharom juga menekankan pentingnya sikap peserta dalam menerima hasil kompetisi. Menurutnya, setiap peserta telah memberikan kemampuan terbaiknya sehingga hasil yang diperoleh harus disikapi dengan sikap positif.
Bagi peserta yang berhasil meraih juara, ia berpesan agar kemenangan tersebut diterima dengan ridha dan rasa syukur. Sementara bagi peserta yang belum berhasil meraih juara, diperlukan sikap ikhlas dan menjadikan pengalaman kompetisi sebagai bagian dari proses belajar dan evaluasi.
Pesan tersebut menjadi bagian penting dari nilai pendidikan yang ingin dibangun melalui PKM. Kompetisi bukan semata-mata tentang siapa yang menjadi juara, tetapi juga tentang bagaimana peserta belajar berusaha, menghargai proses, menerima hasil, dan terus berkembang.
Dengan demikian, PKM diharapkan dapat melahirkan peserta didik yang tidak hanya memiliki prestasi, tetapi juga mempunyai karakter kuat dan mampu menjunjung tinggi sportivitas.
Madrasah Sleman Hebat dan Menawan
Penutupan PKM Sleman 2026 secara resmi dilakukan oleh Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman, H. Achmad Fauzi, S.Ag., M.S.I.
Dalam sambutannya, H. Achmad Fauzi mengungkapkan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan PKM Sleman 2026. Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan kegiatan tersebut menjadi salah satu indikasi semakin berkembangnya madrasah dan peserta didik madrasah di Kabupaten Sleman.
“Alhamdulillah, kita bersyukur karena kegiatan ini dapat berlangsung dengan sukses. Ini menjadi salah satu indikasi bahwa madrasah dan anak-anak madrasah di Kabupaten Sleman semakin berkembang,” tuturnya.
Ia menegaskan bahwa semangat yang dibangun melalui PKM tidak berhenti pada pencapaian prestasi, tetapi juga harus berjalan seiring dengan pembentukan karakter. Peserta didik perlu dibekali kemampuan untuk berkompetisi secara sehat, menghargai lawan, menerima hasil, serta terus berusaha meningkatkan kemampuan diri.
Dalam kesempatan tersebut, H. Achmad Fauzi kembali menegaskan semangat “Madrasah Sleman Hebat dan Menawan.” Menurutnya, kata menawan tidak hanya dimaknai sebagai sesuatu yang menarik, tetapi juga mengandung semangat untuk menjadi number one atau yang terbaik.
“Madrasah Sleman harus hebat dan menawan. Menawan ini kita maknai sebagai tekad untuk menjadi number one,” tegasnya.
Menatap PKM Tingkat Provinsi DIY
Semangat tersebut sekaligus menjadi modal bagi kontingen Kabupaten Sleman untuk menghadapi kompetisi di tingkat yang lebih tinggi. Setelah sukses menyelenggarakan PKM tingkat kabupaten, perhatian kini diarahkan pada PKM Tingkat Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang akan dilaksanakan pada 17–18 November 2026 di Kabupaten Bantul.
H. Achmad Fauzi menyampaikan tekad agar prestasi madrasah Sleman dapat terus meningkat dan mampu membawa nama Kabupaten Sleman di tingkat Provinsi DIY. Target tersebut menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi para peserta, pendamping, guru, dan seluruh madrasah untuk mempersiapkan diri dengan lebih baik.
“Setelah ini kita punya target bersama, yaitu PKM tingkat Provinsi DIY. Kita berharap Sleman bisa menjadi juara umum,” ujarnya.
Target tersebut bukan sekadar ambisi untuk meraih kemenangan, tetapi menjadi dorongan agar seluruh elemen madrasah terus meningkatkan kualitas pembinaan dan pengembangan potensi peserta didik.
Dengan berakhirnya PKM Sleman 2026, semangat kompetisi diharapkan tidak ikut berakhir. Sebaliknya, pengalaman selama mengikuti kompetisi menjadi bekal untuk terus belajar, berlatih, mengembangkan talenta, dan membangun karakter.
Dari 1.124 peserta, 29 madrasah, dan 30 cabang lomba, PKM Sleman 2026 telah menjadi ruang bersama untuk menunjukkan bahwa madrasah tidak hanya melahirkan siswa berprestasi, tetapi juga generasi yang mampu berkompetisi, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Kini, semangat itu dibawa menuju Bantul. Madrasah Sleman Hebat dan Menawan, menuju target menjadi yang terbaik di tingkat DIY.

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
MA Miftahunnajah Sleman Teguhkan Komitmen Membentuk Generasi Qur’ani dan Rahmatan lil ‘Alamin melalui Deklarasi Pencegahan Kenakalan Remaja
Rabu, 07 Oktober 2026 - MA Miftahunnajah Sleman turut berpartisipasi dalam kegiatan Deklarasi Pencegahan Kenakalan Remaja, Kekerasan, dan Paham Radikalisme yang diikuti oleh berbagai sa
MA Miftahunnajah Sleman Raih Sejumlah Prestasi pada PKM 2026 Tingkat Kabupaten Sleman
Sleman, 7 Oktober 2026 — Alhamdulillah, kabar membanggakan kembali datang dari para santri MA Miftahunnajah Sleman. Dalam ajang Pekan Kompetisi Madrasah (PKM) 2026 Tingkat Kabupat
Bukan Sekadar Kompetisi, PKM 2026 Jadi Ruang Menempa Talenta, Karakter, dan Masa Depan Murid
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Sleman, H. Nadhif, S.Ag., M.Si., menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap pelaksanaan PKM 2026. Hal tersebut disampaikan dalam
MENYIBAK PERJALANAN AIR LIMBAH, MENJAGA MASA DEPAN LINGKUNGAN: OSIS MA MIFTAHUNNAJAH SLEMAN BELAJAR LANGSUNG DI BPALPJK DIY
Sleman — Pada Kamis, 1 Oktober 2026, OSIS MA Miftahunnajah Sleman melaksanakan kunjungan industri ke Balai Pengelolaan Air Limbah dan Pengembangan Jasa Konstruksi (BPALPJK) Daerah
Dari Lapangan Upacara Menuju Panggung Prestasi: MA Miftahunnajah Sleman Kukuhkan MPK dan Panen Juara
SLEMAN — Semangat kepemimpinan dan prestasi berpadu dalam satu momentum besar di MA Miftahunnajah Sleman. Senin (28/9/2026), madrasah menggelar Upacara Bulanan sekaligus Pelantika
MPK MA Miftahunnajah Sleman Resmi Dilantik! Saatnya Suara Siswa Menjadi Gerakan, Amanah Menjadi Tanggung Jawab
Sleman, 28 September 2026 — Langkah baru dalam membangun budaya kepemimpinan dan demokrasi siswa dimulai. Kepala MA Miftahunnajah Sleman, Budi Setiyo Prabowo, M.Pd., melantik Maje
Gladian Kepemimpinan MA Miftahunnajah Sleman, Bekali Calon Dewan Ambalan dengan Jiwa Kepemimpinan
SLEMAN — Gugus Depan Pangkalan MA Miftahunnajah Sleman menyelenggarakan Gladian Kepemimpinan pada 26–27 September 2026. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari satu malam
Tampil Gemilang di GOR Pangukan, MA Miftahunnajah Sleman Raih Juara Umum III BIC #4
SLEMAN — Kontingen MA Miftahunnajah Sleman kembali menunjukkan kiprahnya di arena kompetisi. Dalam ajang Barie Irsyad Championship (BIC) #4 Tahun 2026 yang berlangsung pada 26&nda
Tajam Berargumentasi, Santri MA Miftahunnajah Sleman Raih Juara 2 Debat MT Fest UII 2026
SLEMAN — Tiga santri MA Miftahunnajah Sleman kembali menorehkan prestasi membanggakan. Aisyah Ulil Abshar, Nuha Mufida, dan Khonsa Mufidah Na’imah berhasil meraih Juara 2 Lo
Ustaz Muslikh Bahaddur Jadi Ketua Komite MI Al Wahdah Yogyakarta Periode 2026/2027
Sleman, 24 Februari 2026 — Wakil Direktur Pesantren Miftahunnajah, Ustaz Muslikh Bahaddur, dipercaya menjadi Ketua Komite Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al Wahdah Yogyakarta periode 202

