• MA MIFTAHUNNAJAH SLEMAN
  • Qur'ani, Saintis, Berwawasan Lingkungan --- Never Ending To Grow---
  • ma.miftahunnajahsleman@gmail.com
  • 089508304238 / 0895392685122
  • RSS
  • Pencarian

MA Miftahunnajah Sleman Teguhkan Komitmen Membentuk Generasi Qur’ani dan Rahmatan lil ‘Alamin melalui Deklarasi Pencegahan Kenakalan Remaja

Rabu, 07 Oktober 2026 - MA Miftahunnajah Sleman turut berpartisipasi dalam kegiatan Deklarasi Pencegahan Kenakalan Remaja, Kekerasan, dan Paham Radikalisme yang diikuti oleh berbagai satuan pendidikan di wilayah Kabupaten Sleman pada Rabu, 7 Oktober 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk memperkuat komitmen dunia pendidikan dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, damai, dan kondusif bagi tumbuh kembang generasi muda.

Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui Zoom pada pukul 08.00 hingga 10.00 WIB. Seluruh peserta didik MA Miftahunnajah Sleman mengikuti kegiatan dari ruang kelas masing-masing dengan didampingi oleh guru yang terjadwal mengajar pada waktu pelaksanaan. Meskipun dilaksanakan secara daring, kegiatan berlangsung sebagai bagian dari aktivitas pendidikan madrasah dan diikuti dengan penuh perhatian oleh para peserta didik.

Deklarasi tersebut mengangkat isu yang sangat relevan dengan tantangan kehidupan remaja saat ini. Masa remaja merupakan fase penting dalam pembentukan karakter, cara berpikir, serta kemampuan mengambil keputusan. Pada fase ini, peserta didik membutuhkan pendampingan dan lingkungan yang mampu memberikan arah positif agar mereka dapat berkembang menjadi pribadi yang memiliki keteguhan nilai, mampu mengendalikan diri, menghargai orang lain, serta bertanggung jawab atas setiap tindakan yang dilakukan.

Kenakalan remaja, kekerasan, perundungan, intoleransi, maupun berkembangnya paham yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan dan kemanusiaan tidak dapat dipandang sebagai persoalan individu semata. Pencegahannya membutuhkan keterlibatan seluruh ekosistem pendidikan, mulai dari madrasah, guru, peserta didik, orang tua atau walisantri, hingga masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan.

Karena itu, keikutsertaan MA Miftahunnajah Sleman dalam kegiatan ini tidak sekadar memenuhi undangan atau mengikuti agenda bersama, tetapi juga menjadi bagian dari ikhtiar madrasah dalam menjalankan fungsi pendidikan dan pembinaan karakter peserta didik.

Sejalan dengan Visi MA Miftahunnajah Sleman

Komitmen tersebut memiliki keterkaitan yang erat dengan visi MA Miftahunnajah Sleman dalam membentuk generasi Qur’ani, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, memiliki wawasan lingkungan, serta mampu menjadi generasi yang rahmatan lil ‘alamin.

Nilai Qur’ani yang menjadi salah satu landasan pendidikan di MA Miftahunnajah Sleman tidak hanya diwujudkan melalui kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga melalui pembentukan akhlak dan perilaku yang mencerminkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Peserta didik diarahkan untuk memahami bahwa ilmu dan agama harus berjalan beriringan dalam membentuk pribadi yang berakhlak, mampu mengendalikan diri, serta memberikan manfaat bagi orang lain.

Dalam konteks pencegahan kenakalan remaja dan kekerasan, nilai-nilai tersebut menjadi sangat penting. Seorang generasi Qur’ani diharapkan mampu menjaga lisannya, menghormati orang lain, mengendalikan emosi, menyelesaikan perbedaan dengan cara yang baik, serta tidak menjadikan kekerasan sebagai jalan keluar dari sebuah permasalahan.

Demikian pula dengan cita-cita membentuk generasi rahmatan lil ‘alamin. Konsep tersebut menuntut peserta didik untuk tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap sesama, mampu hidup berdampingan dengan orang lain, menghargai perbedaan, serta menghadirkan kemanfaatan di tengah masyarakat.

Deklarasi pencegahan kenakalan remaja, kekerasan, dan paham radikalisme menjadi momentum untuk kembali menguatkan nilai tersebut di kalangan peserta didik. Generasi muda perlu dibekali kemampuan untuk membedakan antara sikap tegas dan kekerasan, antara keberanian dan tindakan agresif, serta antara semangat beragama dengan pemahaman keagamaan yang sempit dan tidak menghargai kemanusiaan.

Penguatan Karakter sebagai Bagian dari Pendidikan Madrasah

MA Miftahunnajah Sleman memandang bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik. Keberhasilan pendidikan juga tercermin dari bagaimana peserta didik mampu menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan nyata.

Peserta didik perlu tumbuh menjadi pribadi yang memiliki integritas, amanah, disiplin, mandiri, mampu bekerja sama, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosialnya. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting agar peserta didik mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan, termasuk pengaruh negatif yang muncul dari lingkungan pergaulan maupun perkembangan teknologi dan media digital.

Perkembangan teknologi informasi memberikan banyak manfaat bagi dunia pendidikan. Namun, di sisi lain, peserta didik juga menghadapi tantangan berupa derasnya arus informasi, konten negatif, ujaran kebencian, provokasi, dan berbagai bentuk interaksi digital yang dapat memengaruhi pola pikir maupun perilaku remaja.

Oleh sebab itu, pembentukan karakter perlu berjalan beriringan dengan penguatan literasi digital dan kemampuan berpikir kritis. Peserta didik perlu memiliki kemampuan untuk menyaring informasi, tidak mudah terprovokasi, serta mampu menyikapi perbedaan pendapat secara dewasa.

Dalam hal ini, pendidikan di madrasah memiliki peran strategis. Lingkungan madrasah bukan hanya tempat untuk memperoleh pengetahuan, tetapi juga menjadi ruang pembiasaan karakter, penguatan nilai keagamaan, pembelajaran sosial, serta pembentukan tanggung jawab sebagai bagian dari masyarakat.

Membangun Lingkungan Madrasah yang Aman dan Positif

Keikutsertaan MA Miftahunnajah Sleman dalam deklarasi ini juga menjadi penguatan terhadap komitmen madrasah untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan positif. Lingkungan yang aman memungkinkan peserta didik belajar, berkembang, berorganisasi, dan mengembangkan potensinya secara optimal.

Pencegahan kekerasan perlu dimulai dari hal-hal sederhana dalam keseharian. Menghormati guru, menyayangi teman, menghargai adik kelas, menjaga perkataan, tidak melakukan perundungan, menyelesaikan konflik secara baik, serta berani melaporkan tindakan yang tidak semestinya merupakan bagian dari budaya positif yang perlu terus dibangun.

Madrasah juga terus mendorong peserta didik agar memiliki keberanian untuk menjadi bagian dari solusi. Ketika menemukan persoalan di lingkungan sekitar, peserta didik tidak diarahkan untuk membalas dengan kekerasan, melainkan mencari jalan penyelesaian yang tepat melalui komunikasi, musyawarah, dan pendampingan dari guru maupun pembina.

Semangat tersebut selaras dengan pendidikan karakter yang ingin dibangun di MA Miftahunnajah Sleman, yakni membentuk peserta didik yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional, kuat secara spiritual, dan memiliki kepedulian sosial.

Sinergi Madrasah, Walisantri, dan Masyarakat

Upaya mencegah kenakalan remaja, kekerasan, dan paham radikalisme tentu tidak dapat dilakukan oleh madrasah seorang diri. Pendidikan karakter membutuhkan kesinambungan antara apa yang diajarkan di madrasah dengan pembiasaan yang dilakukan di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Karena itu, sinergi antara madrasah dan walisantri menjadi bagian penting dalam menjaga perkembangan peserta didik. Komunikasi yang baik antara guru dan orang tua atau walisantri dapat membantu mendeteksi berbagai persoalan lebih awal sekaligus memberikan pendampingan yang tepat kepada peserta didik.

Madrasah berharap seluruh elemen pendidikan dapat memiliki pandangan yang sama bahwa menjaga generasi muda merupakan tanggung jawab bersama. Peserta didik perlu mendapatkan ruang untuk bertumbuh, menyampaikan pendapat, mengembangkan potensi, sekaligus memperoleh bimbingan ketika menghadapi persoalan.

Melalui kegiatan deklarasi ini, MA Miftahunnajah Sleman meneguhkan kembali komitmennya untuk terus menghadirkan pendidikan yang tidak hanya mencetak peserta didik berprestasi, tetapi juga membentuk pribadi yang berakhlak, berkarakter, cinta kedamaian, menghargai sesama, serta mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.

Menjadi Generasi yang Membawa Kedamaian

Deklarasi pencegahan kenakalan remaja, kekerasan, dan paham radikalisme pada akhirnya bukan sekadar kegiatan seremonial. Lebih dari itu, deklarasi menjadi pengingat bersama bahwa masa depan bangsa sangat ditentukan oleh bagaimana generasi muda hari ini dibentuk dan didampingi.

MA Miftahunnajah Sleman berkomitmen untuk terus menguatkan pendidikan yang memadukan nilai-nilai keislaman, ilmu pengetahuan, pembentukan karakter, serta kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat. Peserta didik diharapkan tumbuh menjadi generasi yang mampu menghadapi perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri dan nilai-nilai luhur.

Dengan semangat “Qur’ani, Saintis, Berwawasan Lingkungan”, madrasah terus berupaya menyiapkan generasi yang memiliki kompetensi sekaligus karakter. Generasi yang mampu berpikir kritis tanpa kehilangan adab, memiliki keberanian tanpa melakukan kekerasan, memiliki semangat beragama tanpa kehilangan sikap toleran, serta memiliki ilmu yang dapat memberikan kemanfaatan bagi kehidupan.

Melalui komitmen bersama antara madrasah, peserta didik, guru, walisantri, dan masyarakat, diharapkan MA Miftahunnajah Sleman dapat terus menjadi bagian dari ikhtiar menciptakan generasi yang damai, berkarakter, berprestasi, dan benar-benar mampu menghadirkan rahmat bagi lingkungan di sekitarnya.



Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
MA Miftahunnajah Sleman Raih Sejumlah Prestasi pada PKM 2026 Tingkat Kabupaten Sleman

Sleman, 7 Oktober 2026 — Alhamdulillah, kabar membanggakan kembali datang dari para santri MA Miftahunnajah Sleman. Dalam ajang Pekan Kompetisi Madrasah (PKM) 2026 Tingkat Kabupat

07/10/2026 18:10 - Oleh Administrator - Dilihat 12 kali
Ridha atas Kemenangan, Ikhlas Menerima Hasil: PKM Sleman 2026 Ditutup dengan Semangat Sportivitas

Pekan Kompetisi Madrasah (PKM) Kabupaten Sleman Tahun 2026 resmi berakhir dengan sukses. Rangkaian kompetisi yang mempertemukan peserta didik madrasah dari seluruh Kabupaten Sleman ters

07/10/2026 17:20 - Oleh Administrator - Dilihat 2 kali
Bukan Sekadar Kompetisi, PKM 2026 Jadi Ruang Menempa Talenta, Karakter, dan Masa Depan Murid

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Sleman, H. Nadhif, S.Ag., M.Si., menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap pelaksanaan PKM 2026. Hal tersebut disampaikan dalam

06/10/2026 16:30 - Oleh Administrator - Dilihat 4 kali
MENYIBAK PERJALANAN AIR LIMBAH, MENJAGA MASA DEPAN LINGKUNGAN: OSIS MA MIFTAHUNNAJAH SLEMAN BELAJAR LANGSUNG DI BPALPJK DIY

Sleman — Pada Kamis, 1 Oktober 2026, OSIS MA Miftahunnajah Sleman melaksanakan kunjungan industri ke Balai Pengelolaan Air Limbah dan Pengembangan Jasa Konstruksi (BPALPJK) Daerah

02/10/2026 09:19 - Oleh Administrator - Dilihat 76 kali
Dari Lapangan Upacara Menuju Panggung Prestasi: MA Miftahunnajah Sleman Kukuhkan MPK dan Panen Juara

SLEMAN — Semangat kepemimpinan dan prestasi berpadu dalam satu momentum besar di MA Miftahunnajah Sleman. Senin (28/9/2026), madrasah menggelar Upacara Bulanan sekaligus Pelantika

29/09/2026 19:37 - Oleh Administrator - Dilihat 53 kali
MPK MA Miftahunnajah Sleman Resmi Dilantik! Saatnya Suara Siswa Menjadi Gerakan, Amanah Menjadi Tanggung Jawab

Sleman, 28 September 2026 — Langkah baru dalam membangun budaya kepemimpinan dan demokrasi siswa dimulai. Kepala MA Miftahunnajah Sleman, Budi Setiyo Prabowo, M.Pd., melantik Maje

28/09/2026 17:29 - Oleh Administrator - Dilihat 82 kali
Gladian Kepemimpinan MA Miftahunnajah Sleman, Bekali Calon Dewan Ambalan dengan Jiwa Kepemimpinan

SLEMAN — Gugus Depan Pangkalan MA Miftahunnajah Sleman menyelenggarakan Gladian Kepemimpinan pada 26–27 September 2026. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari satu malam

28/09/2026 05:13 - Oleh Administrator - Dilihat 72 kali
Tampil Gemilang di GOR Pangukan, MA Miftahunnajah Sleman Raih Juara Umum III BIC #4

SLEMAN — Kontingen MA Miftahunnajah Sleman kembali menunjukkan kiprahnya di arena kompetisi. Dalam ajang Barie Irsyad Championship (BIC) #4 Tahun 2026 yang berlangsung pada 26&nda

28/09/2026 05:05 - Oleh Administrator - Dilihat 65 kali
Tajam Berargumentasi, Santri MA Miftahunnajah Sleman Raih Juara 2 Debat MT Fest UII 2026

SLEMAN — Tiga santri MA Miftahunnajah Sleman kembali menorehkan prestasi membanggakan. Aisyah Ulil Abshar, Nuha Mufida, dan Khonsa Mufidah Na’imah berhasil meraih Juara 2 Lo

28/09/2026 04:59 - Oleh Administrator - Dilihat 53 kali
Ustaz Muslikh Bahaddur Jadi Ketua Komite MI Al Wahdah Yogyakarta Periode 2026/2027

Sleman, 24 Februari 2026 — Wakil Direktur Pesantren Miftahunnajah, Ustaz Muslikh Bahaddur, dipercaya menjadi Ketua Komite Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al Wahdah Yogyakarta periode 202

26/09/2026 22:03 - Oleh Administrator - Dilihat 55 kali